Bisnis itu hanyalah tentang Attitude

Bisnis itu tentang attitude

Saya setuju dengan posting cantik di Fb dari mas Diar. Bahwa bisnis itu hanyalah masalah attitude (sikap).

Isi postingannya begini:

Pada akhirnya, orang ngajak bisnis bukan karena skill tapi karena attitude. Yang punya skill bagus, banyak, tinggal bayar. Yang punya attitude, hanya sepersekian. Kayaknya …

Ini postingannya bergaya seadanya tapi nendang dan mengena.

Saya memahaminya begini, bisnis/usaha tidak harus dari besar. Seperti modal besar dan skill yang mumpuni. Namun, dari nol pun bisa. Asal punya sikap yang smart dalam memulai bisnis.

Contoh gampangnya, kalau kita memulai usaha jasa, namun tidak punya skill bagus atau alat yang canggih dan lengkap, maka carilah partner yang tepat & profesional.

Bayar si partner dengan uang. Artinya, kita menukar uang kita dengan waktu dia (si patner). Kenapa harus mencari partner yang profesional? Profesional bagi saya adalah :

  1. Bisa bekerja sesuai target.
  2. Pekerjaannya rapi, cepat & berkualitas.
  3. Manajemen usahanya bagus, misal tentang pencatatan pekerjaan dan barang
  4. Mudah dihubungi jika perlu komplain (klaim), misal perbaikan / revisi pekerjaan
  5. SDM-nya mumpuni, CS-nya bagus

Itu kriteria profesional menurut saya. Kalau orang seperti itu sudah jadi partner kita, kelar sudah hidup loe 🙂

Sebenarnya sekarang ini banyak web penyedia jasa di internet, misal projects.co.id . Nah, disana kita bisa memilah dan memilih partner yang profesional beradasarkan top worker yang terpampang di web tersebut.


Image source : Have you got the attitude to be successful?

Advertisements

Telah Lahir Portal Rujukan Utama Kewirausahaan Indonesia

Ya, dengan berani dan yakin saya menyatakan portal TDA yang di re-launching tadi malam ( 15 Agustus 2008 ) sebagai rujukan utama kewirausahaan di Indonesia.

Saya membayangkan portal ini menjadi wikipedianya kewirausahaan Indonesia. Apa pun yang dicari mengenai kewirausahaan, mulai dari start up sampai pengembangan usaha, bakal ditemukan di sini. Sampai sedetil-detilnya.

Portal TDA bakal menjadi one stop knowledge dan know how resources bagi siapa pun yang ingin menjadi wirausahawan. Kelak, 5 sampai 10 tahun mendatang, hampir setiap usahawan sukses di Indonesia pasti pernah atau telah bersentuhan dengan TDA atau portal ini. Itu impian kita semua.

Hal tersebut bukanlah muluk untuk dicapai. Saat ini, TDA sudah mewarnai ranah kewirausahaan di dunia maya. Saya sering menemukan blog atau pun situs dengan logo TDA di dalamnya. Logo TDA sudah menyebar bak virus di dunia maya.

Kemarin salah seorang keluarga saya berkata bahwa ia ingin membeli sebuah produk secara online. Ia yakin dengan toko online itu karena ada logo TDA-nya. Rasa senang dan syukur tak terhingga saya rasakan mendengar pernyataan ini. Brand image TDA sudah cukup tinggi.

TDA pun telah mewarnai berbagai media seperti majalah, koran, televisi. Brand TDA telah mendapat perhatian dan respek dari berbagai pihak di usianya yang baru menginjak tahun ketiga ini. Sekali lagi, alhamdulillah. Ini pun masih beyond my wildest dream.

Maka tepatlah jika momen kelahiran kembali tangandiatas.com yang dibantu sepenuhnya oleh Virtual Consulting itu menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi perjalanan TDA ke depan. Dengan kehadiran portal ini, langkah TDA menjadi semakin yakin dan penuh percaya diri. Bahwa, impian itu bisa dicapai.

Dengan tag line “bersama menebar rahmat”, mulai hari ini portal TDA akan bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh khalayak seluas mungkin.

Posted by : Badroni Yuzirman

Hanyalah Sebuah Ide

Sudah sering kita dengar, bahwa yang dibutuhkan untuk memulai usaha bukanlah modal (kita sering mengasosiasikannya dengan uang). Orang pasti terkendala dengan yang satu ini. Modal.  “Darimana modalnya? Enggak ada modal!’  Ini adalah masalah klasik. Apakah benar, memang itu yang dibutuhkan?

Kalau dengar petuah dari mereka para kampiun bisnis, mereka pasti akan berkata “Modal itu nomor sekian.” Uang itu nomor sekian. Yang penting itu adalah ide brillian. Modal sebenarnya itu adalah diri kita. Benar nggak sih? Kalau saya sendiri setuju sekali. Segala  yang tercapai di muka bumi ini berangkat dari sebuah ide. Penemuan-penemuan besar itu hanya berangkat dari sebuah ide.

Lalu bagaimana ide itu bisa menjadi kenyataan. Rumusnya cuma satu. Lakukanlah sesuatu. Take action. Act now. Ingat petuah yang satu ini, kalau tidak salah ini adalah petuah ampuh dari negeri tirai bambu, bahwa perjalanan bermil-mil hanyalah dimulai dari satu langkah. Tetapi harus terus melangkah.  Simpel sekali ya 🙂 ?

Jadi, kesimpulannya? Mulailah melangkah. Sepertinya cukup sampai disini artikelnya karena otak saya sudah bermunculan ide-ide brilllian nih 😀 . Sukses selalu untuk semuanya.

Image Source : web.mac.com