Ini caranya agar hidup tenang dan bahagia

Saya baca judul artikel ini jadi geli sendiri, memangnya saya sudah tenang dan bahagia? Maaf sekali, belum! Masih merintis agar hidup bahagia. Tapi alhamdulillah sudah dikasih tahu caranya🙂

Dari sekian pengalaman mengarungi kehidupan (jiaah…), hidup tenang itu bisa digapai bila kita dekat dengan Tuhan sang Khalik penguasa alam. Bergantung 100% kepada-Nya.

Kenapa wajib 100%?. Karena dari pengalaman terdahulu, sudah rajin sholat wajib, namun hati masih tidak yakin akan datangnya pertolongan Allah. Usaha / bisnis tergantung pada bank. Riba lagi! Inilah yang membuat hidup jadi tidak berkah.

Uang yang dikumpulkan selalu kurang terus. Hati tidak tenang, was-was dan selalu gelisah. Ada saja musibah yang datang.

Sampai saat ini, saya pun belum bisa lepas 100% dari riba, namun insya Allah sudah punya niat kuat untuk lepas darinya.. Pada akhirnya, riba itu hanya jadi musibah.

Faktanya, setelah saya bisa lepas dari Bank Anu, saya jadi bisa menabung. Bahkan melebihi nilai angsuran dari bank Anu tersebut.

Dulu, sewaktu masih punya hutang dengan bank Anu tersebut, nabung 100 rebu pun susahnya minta ampun. Malah defisit terus iya.

Kuncinya hanya di masalah keyakinan. Keyakinan akan rizki itu cuma dari Allah, bukan dari manusia.

Jangan ngoyo ingin hidup kelihatan waah, namun hutangnya juga waah. Hidup dengan cara seperti ini cuma pencitraan saja. Seakan-akan kaya, namun…

Kalau memang belum mampu, lebih baik jangan dipaksakan. Syukuri yang ada. Karena banyak sekali di sekitar saya, orang yang hidupnya 100% galau walaupun hutangnya miliaran he he he.

Lebih baik hidup apa adanya tapi hati tenang, dari pada hidup terlihat kaya namun hutang dimana-mana.