Buah Kesabaran

Ada suatu pemandangan menarik ketika saya hendak menutup pintu belakang rumah. Di depan pintu tersebut, ada tempat pembuangan sampah, dimana sisa makanan yang sudah basi kami buang juga disana. Sisa makanan inilah yang menjadi santapan lezat ayam tetangga.

Sore itu, ketika saya hendak menutup pintu belakang, di kala hujan deras, ada seekor ayam jago yang rela berhujan-hujanan demi menunggu sisa buangan makanan dari kami. Perkiraan saya ada satu jam lebih dia berdiri disana. Tubuhnya terlihat menggigil kedinginan, bulu-bulunya yang putih sampai basah kuyup, namun dia tetap sabar menunggu, barangkali ada sisa makan untuknya.

Tanpa saya sadari, dari belakang, istri saya serta merta membuang sisa bubur anak saya yang tidak habis.  Dengan gesitnya, ayam itu pun langsung menghabiskan sisa makanan tersebut dengan lahapnya. Rizki yang mungkin tidak dia kira.

Inilah buah atas sebuah kesabaran. Masihkah kita sebagai manusia mudah mengeluh & berputus asa? Bahkan Allah pun sudah pasti menjamin rejeki mahluknya yang melata?