Tips Membeli Notebook Bekas

Notebook bekas atau laptop bekas memang masih banyak dicari. Penggemarnya masih banyak. Kenapa permintaan notebook bekas ini masih tinggi padahal harga notebook baru pun tidak terpaut jauh dengan harga notebook bekas? Dengan anggaran Rp 4 juta sebenarnya kita sudah bisa mendapat notebook baru dengan kualitas dan fitur yang sangat lumayan.

Faktor utama yang mendorong orang memburu notebook bekas adalah karena keterbatasan anggaran.  Rata-rata pemburu laptop bekas ini hanya memiliki anggaran Rp 2 juta-an. Sebenarnya anggaran tersebut bisa dialihkan untuk membeli sebuah netbook baru, sayangnya, ukuran layar netbook yang  kurang besar menjadi alasan kedua mereka dan alasan ketiganya adalah tidak adanya optical drive.

Nah, yang perlu diperhatikan adalah berhati-hati saja dalam memilih notebook bekas.  Berburu notebook bekas memang susah-susah gampang. Kalau mendapatkan barang yang 75% masih mulus, beruntunglah kita. Tapi kalau kondisinya 50% ke bawah? Bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam, sebab biaya yang dikeluarkan untuk me-repair-nya bisa saja sama dengan harga notebook bekas tersebut. Kalau  dijumlah, harga laptop bekas + biaya reparasi akan sama dengan membeli sebuah notebook baru,😀 .

Perlu diketahui oleh calon pembeli notebook bekas, harga sparepart notebook itu tidak murah. Harga sebuah keyboard bekas saja di kisaran Rp 200rb – 500rb rupiah, belum lagi kalau kena layar LCD-nya yang harganya diatas 1 juta rupiah. Masih beruntung kalau spare part-nya masih tersedia di pasaran, kalau tidak ada? Terbengkalailah notebook anda. Jelas rugi😀 .

Berikut tips-tips yang perlu anda perhatikan sebelum membeli notebook bekas :

  1. Pastikan kondisi fisik notebook masih mulus atau tidak cacat fisik.
  2. Hidupkan dan matikan laptop berkali-kali, perhatikan apakah proses booting berjalan normal.
  3. Sewaktu laptop dihidupkan, pastikan tidak ada suara aneh terdengar, misalnya bunyi tuts panjang dari memori yang mulai rewel, atau bunysi tuts pendek beruntun dari keyboard yang sudah mulai aus, kemudian perhatikan pula apakah terdengar suara hardisk yang agak keras dan kasar
  4. Lakukan proses burning laptop dengan menghidupkannya lebih dari 2 jam, selama proses burn jalankan beberapa aplikasi sekaligus, kalau laptop normal, laptop tidak sering mengalami hang atau mati mendadak. Test ini berguna juga untuk mengecek konsisi baterai. Normalnya untuk laptop yang berumur 1 – 1,5 tahun, baterai bisa bertahan sampai 1 jam. Pastikan saja baterai masih bisa bertahan sampai 1 jam, sebab kalau tidak akan membuat anda kurang nyaman untuk bekerja secara mobile.
  5. Yang terakhir adalah perhatikan kemulusan layar monitornya, terdapat dot (titik-titik) aneh atau tidak, misal dot merah/putih, atau ada kedipan-kedipan aneh yang muncul di bagian bawah layar.

Itulah tahapan-tahapan test yang perlu dilakukan, kalau test yang dilakukan diatas lulus semua, selamatlah anda mendapat laptop bekas yang masih mulus. Cihuuuuy!

Selamat berburu laptop bekas😀 . Semoga dapat laptop mulus Gan!

One thought on “Tips Membeli Notebook Bekas

  1. Pingback: Tips Berinternet Aman dan Nyaman (Versi Saya) | Onokarsono's Weblog

Comments are closed.