Antara Aku, Bejo dan Bill Gates

Bill Gates ngomong dia itu menyesal nggak menyelesaikan kuliahnya? Seriuskah dia dengan omongannya itu? Sunguh-sunguhkah dia menyesal? Ah..belum tentu. Bisa jadi hanya sebatas pemanis saja. Lha wong dia itu orang pinter dan terkenal, apa saja bisa dibuat manisan😀 . Tapi memang betul, orang Indonesia itu harus pinter, harus berpendidikan tinggi. Biar tidak mudah dibodohi orang. Lalu kategori orang pinter itu seperti apa ya?

Ngomong masalah kepinteran dan kejeniusan Bill Gates. Mungkin dia kagak bakalan sukses seperti sekarang ini kalau tetap meneruskan kuliahnya. Dia itu jenius, intuisinya tajam. Dia tahu Microsoft itu tambang emas. Makanya energinya difokuskan untuk menggali terus tambang emasnya.

Orang jenius kayak Bill Gates itu tidak hanya otak kirinya yang encer. Tapi otak kanannya juga jalan. Perpaduan serasi antara dua otak tersebut menghasilkan formula yang bernama Super Bejo (super beruntung) he he he. Banyak orang kita yang otaknya encer tapi tidak bejo. Tapi banyak juga yang otaknya bebal malah bejo.

Kalau sarjana sukses itu memang sudah biasa. Tapi kalau tukang rongsok itu sukses adalah sesuatu yang ruaar biasa. Tukang rongsok itu tidak punya modal intelektual tinggi, tapi bisa membaca peluang. Saya tidak tahu yang jenius itu yang mana?

Jadi, kalau dipikir lagi kita milih yang mana? Tidak ada yang bisa dipilih. Apapun latar belakang kita, yang puenting itu adalah bagaimana memaksimalkan fungsi kedua otak kita supaya jalan, tidak cuthel, tidak buntu, tidak dodol. Artinya otak itu harus sering dipake untuk berpikir. Mencari strategi. Membaca peluang. Dan dipakai untuk sinau kepada siapa saja. Selalu sinau (belajar) pada kehidupan juga. Agar besok itu punya nilai tambah. Agar besok itu bisa berubah. Agar besok itu bisa menjadi orang pinter dan sukses kayak Bill Gates.

Syukur menjadi orang Bejo apalagi Super Bejo. Eh, tapi itu baru bejo di dunia lho. Ada lagi yang sangat pinter dan sangat jenius. Yaitu orang yang Super Bejo di dunia akhirat. “Boro-boro mikirin akhirat, nyari duit halal aja susyah“. Weleh ….!!!

5 thoughts on “Antara Aku, Bejo dan Bill Gates

  1. Bagus no…. dan setuju. yg penting kita jeli melihat peluang dan memanfaatkanya ya…. kalo gitu anak2 kita harus di ajari gimana caranya melihat peluang dan di ajari juga cara memanfaatkanya selain tentunya sekolah seperti biasa…

  2. Bagus no…. dan setuju. yg penting kita jeli melihat peluang dan memanfaatkanya ya…. kalo gitu anak2 kita harus di ajari gimana caranya melihat peluang dan di ajari juga cara memanfaatkanya selain tentunya sekolah seperti biasa…

  3. @Mugi
    Selamat nggeh. Semoga angka 2999 menjadi angka keberuntungan. Ta kira aku yang ke-3000 gi, tapi ternyata ke -3011, lebih canggih lagi, tahun 3011. Maksoooood looooo (ha ha ha)😀 .

  4. aku juga tadinya gitu, mau yg ke 3000, begitu 2999 aku keluar dari blogmu trus masuk lagi eeeh… jadi yg ke 3001 mbatinku… “yah… telaaat..”

Comments are closed.