Pileks Kabeh

Kenal dengan istilah pilek (bahasa jawa) ? Kalo bahasa sononya itu influenza. Penyakit yang tidak pandang bulu. Entah bulu ayam atau bulu ketek D . Penyakit yang menyebalkan ini sedang melanda kami sekeluarga. Anakku, istriku, aku, adikku, ibuku, dll. Penyakitnya sedang diborong disini semua. Tidak hanya pileks saja, tapi ada kawannya lagi, yaitu batuk dan demam.

Ternyata kita itu tidak sendirian, banyak pengikutnya. Tetangga, teman (termasuk hendra jayahahaha) dan kerabat lainnya juga sedang mengalami musibah sama. Seperti endemi saja, he he he. Yang laris banget itu bakul buah. Entah kenapa kalo lagi musim penyakit kayak gini bakul buah malah mendapat berkah. Mungkin orang berpikir biar penyakitnya tidak berkepanjangan. Meningkatkan daya tahan tubuh. Dipikir memang betul juga ya? Daripada beli multivitamin atau obat pabrik yang tidak menjamin kadar keampuhan & kevitaminannya, karena ada unsur komersial untung rugi, lebih baik beli buah saja. Dijamin mak nyoossss.

Kata orang, ini lagi musim pancaroba, musim peralihan. Dari musim hujan ke kemarau. Memang akhir-akhir ini suhunya tidak menentu. Sangat ekstrim perubahannya. Siang hari bisa panas sekali, malam hari begitu dingin. Sering juga malamnya begitu panas, lalu paginya sangat dingin. Sungguh tidak nikmat di badan. Aku ini paling tidak tahan kalau lihat anakku (umurnya hampri 2 tahun) nggak bisa tidur gara-gara penyakit pilek ini. Sedih rasanya, anak sakit orang tua juga ikut menderita. Kasihan melihat mereka kepayahan dengan penyakitnya.

Ini ada sekedar tips bagi yang belum pilek. Pertama, jaga kondisi tubuh agar selalu prima. Istirahat cukup. Jangan begadang terlalu larut sampai malam. Orang yang kurang istirahat, kurang tidur, gampang sekali terkena penyakit ini. Contoh nyatanya adalah saya sendiri D .

Kedua, banyak makan buah-buahan dan olahraga cukup. Yah lagi-lagi berkah bakul buah nih. Itu tips naif dari saya. Kalau tidak percaya tidak apa-apa. Saya do’akan sampeyan terkena pilek juga (ha ha ha). Oh, enggak ding. Buruk sekali do’a saya ini. Mendoakan agar orang lain menderita. Maafkan saya. Sekali lagi maaf.

Jangan sampai anda terkena penyakit menyebalkan ini. Sangat menyiksa. Jadi, jaga diri baik-baik. Take good care lah yaw … !!!!

Image Source : www.nicholsoncartoons.com.au/cartoon_881.html

2 thoughts on “Pileks Kabeh

  1. No, bulan kemarin juga aku ngalamin, ceritanya ada salah satu orang kantor kena, eh akhirnya satu kantor kena, setelah aku yg kena istriku juga kena… persis seperti ceritamu…. tapi ada obat penolak yg bagus, namanya Zaid Sauda, ini obat2 herbal produknya naturaid, kalo gejala pilek dateng tetesin aja di hidung, rasanya emang nggak enak tai insya ALLAH sembuh no…. istriku dah negebuktiin berapa kali. kamu pasti nanya, kok kemarin istriku kena, soalnya obatnya pas habis belum beli lagi 🙂 tapi suer no ….aku ga pernah suka sama obat itu krn di tenggorokan seperti minyak….. kayak cairan yg buat GURAH…

Comments are closed.