Tadi pagi saya melakukan setting modem broadband Huawei E160 produk O2, ternyata instalasi modem ini mudah sekali. Yang pasti modem tersebut terinstall otomatis, dan memang benar-benar install automatically. Tidak ada cd driver bawaan, yang ada adalah kabel data USB dan User Guide Book. Kelebihan lainnya dari modem tersebut adalah adanya Slot Micro SD Card yang bisa support Micro SD sampai dengan 4GB. Jadi, modem bisa difungsikan sekaligus sebagai flashdisk. O2 ini bisa jalan di Linux, Windows XP, Windows Vista dan Mac OS. Huawei ini bisa berjalan di jaringan HSDPA/WCDMA 2100Mhz, GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900 Mhz dan HSDPA dengan download speed sampai 3,6Mbps.
O2 ini memiliki bentuk praktis seperti flashdisk. Jadi, simpel sekali dibawa kemana-mana. Setelah ditancapkan, modem akan menginstall otomatis dirinya. Tunggulah beberapa saat, sabar ya
. Setelah selesai, dia akan menjalankan aplikasi bawaannya yakni Mobile Partner. Disitulah kita bisa menentukan setting profile dan melakukan dial.
Langkah pertama adalah menentukan setting profile jaringan yang akan dipakai. Misal kita menggunakan kartu IM3. Pilihlah pada menu tool – option, lalu atur di bagian profile manajemen. Klik pada tombol Add new profile. Tentukan nama profilenya di kotak isian profile name (nama profile bebas). Kemudian tentukan APN-nya. APN IM3 adalah www. indosat-m3.net, lalu lakukan isian pada username dan password. Kartu IM3 menggunakan username-: gprs dan passwordnya : im3. Kemudian klik Apply. Setelah itu coba dial dengan menggunakan profile IM3. Insya Allah kalau settingnya benar koneksi akan berjalan mulus.
Kini, kita-pun bisa berinternet dimana saja. Tidak usah bawa PC atau laptop sendiri juga bisa. Pinjam PC temen, tancapkan modemnya, install otomatis, dial, lalu kita pun sudah bisa berselancar. Cihuuuuy !!!
Mau belanja Modem Huawei E160G? Silahkan kunjungi toko kami di tokopedia.
