Entries categorized as ‘Daily’
Setuju nggak kalau buku itu adalah investasi? Maksudnya buku-buku yang bermanfaat. Saya sendiri meng-”amin“-i hal tersebut. Buku itu mampu meningkatkan kualitas hidup kita. Mungkin manfaatnya belum bisa dirasakan saat ini, tapi pasti akan dirasakan beberapa tahun kemudian. Dengan catatan, bahwa yang kita baca itu memang benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari (applied knowledge). Jadi, bukan sekedar bacaan belaka.
Buku itu memberikan input berupa wawasan dan cara pandang baru. Terutama buku yang ditulis dari seorang praktisi atau mereka yang ahli di bidangnya. Atau buku apa pun yang mampu menginspirasi kita menuju peningkatan kualitas hidup, misalnya buku tentang kesehatan, pengembangan diri, biografi orang-orang sukses, dsb.
Kita tentu bisa menyelami dan mengambil pengalaman dari sang penulis. Saya yakin buku-buku yang berkualitas akan berimbas pula pada peningkatan kualitas hidup pembacanya. Bila kualitas hidup meningkat insya Allah kesejahteraan hidup, kualitas dan kuantitas secara finansial juga akan meningkat.
Bukankah dengan peningkatan kualitas hidup akan meningkatkan gaya hidup juga? Dan membaca buku itu sendiri sudah menjadi kebiasaan (gaya hidup) orang-orang modern, yakni orang-orang yang ingin maju dan berkembang. Bukan materi yang prioritas, tapi knowledge-lah yang paling utama. Pilih mana harta atau ilmu? Saya pikir harta itu hanyalah salah satu efek dari ilmu yang diaplikasikan. Ilmu itu sendiri adalah harta yang tiada pernah habisnya. Kekayaan sejati. Setuju
?
Itu menurut persepsi dan pendapat saya. Bagaimana dengan pendapat Anda?
Note 1 : Tulisan ini adalah buah pikiran ketika mengunjungi sebuah Book Fair di kota tempat tinggal saya. Walaupun pameran buku itu sangat sederhana, tapi sangat bermanfaat. Buku yang ditampilkan tidak banyak, tapi berkualitas. Di sisi lain tentu ada ajakan ke masyarakat luas untuk membiasakan diri membaca buku. Terima kasih atas ide dan inisiatifnya, Book Fair ini adalah Oase bagi kita-kita dan mereka yang haus akan ilmu pengetahuan.
Note 2 : Membaca blog (Blogwalking) adalah gaya hidupnya orang-orang modern juga
…
Categories: Daily · Lifestyle · Opini
Tagged: Book Fair, Buku, Reading Books
Sudah 10 hari nih kita jadi mitra TelakreZZ plus sebagai agen. Alhamdulillah penjualan tela lokal ini terbantu dengan blow up iklan Sutrisno Bachir yang berkolaborasi dengan sang owner TelaKreZZ mas Firmansyah. Saya tidak peduli apapun muatan politis dibalik iklan tersebut, yang penting ada branding tentang produk yang saya jual
. Konsumen juga tidak peduli mengenai hal tersebut.
Inilah enaknya jualan kalo produk sudah dikenal orang. Eksekusinya pas. Disaat kita buka jualan, iklan masih berjalan. jadi, bikin orang penasaran saja, gimana sih rasanya? Ternyata responnya ruaarr biasa. Banyak yang suka. Mudah-mudahan bisa disukai selamanya.
Kenapa saya mengambil waralaba yang satu ini? Citarasa lokal dan mengangkat produk lokal. Yang kedua ada potensi menyerap tenaga kerja baru. Yang ketiga bisa dijadikan sebagai sambilan. Yang keempat, ada tambahan penghasilan
. Nah, yang terakhir itulah yang dicari.
Tidak disangka juga, hari kemarin (Selasa, 02 Sept) sang owner sempat mampir ke outlet kami. Photo sana photo sini sebagai dokumentasi. Sayangnya tidak sempat ketemu saya, hanya ketemu dengan karyawan saya karena keterbatasan waktu beliau. Orang sibuk memang susah dicari.
Artikel ini hanya sebagai sharing informasi saja. Semoga bermanfaat.
Categories: Daily · Info
Tagged: Usaha Waralaba
Netbook? Makhluk apaan tuh
? Netbook itu istilah baru untuk laptop yang berukuran kecil dengan penekanan fungsi pada aplikasi internet dan wireless communication. Karena bobotnya yang ringan dan praktis, netbook ini sangat cocok digunakan untuk mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
Didalamnya pun sudah terbenam aplikasi umum seperti Office Suite, Multimedia dan sebagainya. Hanya saja, untuk kebutuhan komputasi yang butuh tenaga besar, jangan berharap banyak dari perangkat yang satu ini. Namanya juga notebook kedua
. Ibaratnya, kalo orang kaya itu punya mobil primary yang digunakan untuk kebutuhan vital dan berat, mereka juga punya mobil secondary untuk keperluan berkendara ringan sehari-hari. Namanya juga orang kaya. Tidak beda jauh dengan yang namanya netbook, penggunanya pun orang-orang yang sudah settled, mapan pekerjaan, mapan penghasilan.
Nah, bagaiamana penetrasi netbook di kota kecil? Ketika kehadirannya petama kali muncul, banyak orang dan teman di sekitar saya yang menggelengkan kepala. Dengan dalih tidak bisa untuk kerja, kurang bertenaga, tidak ada optickal drive-nya, nambah sedikit bisa dapat notebook, dan bla bla bla, sehingga mereka pun masih enggan untuk segera memilikinya. Tentu, pilihan notebook lebih prioritas bagi mereka.
Mungkin ini hanya masalah waktu saja. Karena ke depan, orang akan semakin mobile, ditambah lagi pemainnya semakin banyak sehingga harganya pun semakin aduhai, saya yakin kebutuhan akan perangkat ini semakin meningkat.
Pilih notebook atau netbook?
Categories: Daily · Internet
Tagged: Netbook
Hari minggu sudah terjadwal sebagai acara wajib untuk keluarga. Rutinitas kami adalah silaturahim ke tempat saudara atau jalan-jalan bersepeda motor dengan istri dan anak semata wayang menyusuri alam pedesaan. Biasalah, melepas stress
.
Akhir pekan ini kami mampir ke Waduk Sempor. Kabar terakhir yang kami dengar kalo waduk ini bukan tempat favorit lagi sebagai tempat wisata. Yang jelas, kondisinya sudah tidak segar lagi, tidak terawat. Ah, malangnya nasibmu. Pemkab Kebumen, apa kabarmu?

Pintu gerbang menuju Waduk Sempor

Air waduk sangat minim karena musim kemarau

Jalan aspal di area waduk

Mampir ke Perumahan Sempor, cari-cari informasi
. 50% rumahnya sudah dibooking. Murah bro angsurannnya Rp 434.000,- selama 15 tahun he he he. DP hanya 1,5 juta rupiah. Tertarik?

Salah satu model rumah yang disediakan

Kantor Pemasaran

Jalan menuju Perumahan Sempor yang belum selesai pembangunannya. Menurut informasi, lokasi di sebelah selatan perumahan akan dibangun sebuah Pom Bensin.

Waah segernya, cuaca siang yang panas begini nyruput es degan. Sehabis capek jalan-jalan, mampir sejenak di warung es degan pinggir jalan raya di desa Kedungpuji. Ini warung favorit saya karena lokasinya yang mewah (mepet sawah). Silir semilir angin sawah, plus ada hidangan mendoan hangat dan nasi rames all ini one
. Huenaaak tenan.

Plus Mendoan Anget, mak nyooos…

Saya ada ide neeh, kapan-kapan mo ngajak temen-temen di Gombong untuk tracking (jalan-jalan menyusuri alam pedesaan dan pegunungan). Kegiatan seperti ini penting untuk menyeimbangkan hidup, melepas penat dan menyegarkan kembali pkiran dan tubuh kita. Iya gak fren?
Categories: Daily · Refreshing
Tagged: Touring